Cara mencegah mabuk kendaraan saat perjalanan
Cara Mencegah Mabuk Kendaraan
Jika Anda mengalami mabuk saat berkendara, Anda mungkin sangat cemas selama perjalanan. Mabuk saat berkendara bisa sangat mengganggu perjalanan atau kegiatan Anda yang menyenangkan bersama teman-teman. Mabuk kendaraan merupakan salah satu dari berbagai jenis mabuk perjalanan (atau kinetosis) yang dialami sebagian orang saat berkendara dengan mobil. Pusing, kelelahan, berkeringat dingin, dan mual adalah gejala umum dari mabuk kendaraan.[1] Jadi, bagaimana cara Anda mencegah mabuk kendaraan? Lakukan kiat dan trik sederhana berikut agar Anda dapat menikmati perjalanan tanpa merasa mabuk.
Mengubah Kebiasaan Saat Melakukan Perjalanan
1
Duduklah di kursi depan mobil. Para dokter percaya bahwa mabuk kendaraan disebabkan oleh ketidaksesuaian antara apa yang mata Anda lihat dan bagaimana tubuh Anda menginterpretasikan gerak kendaraan.[2] Misalnya, jika mata Anda melihat kursi mobil di depan Anda, tetapi tubuh merasakan belokan dan kecepatan kendaraan berjalan, telinga bagian dalam dapat terganggu. Hal ini kemudian akan menyebabkan mual dan pusing yang merupakan ciri khas mabuk kendaraan.[3] Untuk menghindari perasaan ini, cobalah memfokuskan mata pada jalan di depan Anda sehingga mata dan tubuh Anda dapat menginterpretasikan informasi yang sama. Dengan duduk di kursi depan, Anda tidak akan terlalu merasakan ketidaksesuaian antara apa yang Anda lihat dan bagaimana tubuh Anda menginterpretasikan gerakan kendaraan.Mengemudi mobil sendiri memiliki manfaat tambahan yaitu membuat Anda berfokus pada sesuatu, sehingga dapat mengalihkan perhatian Anda dari rasa mabuk. Namun, duduk di samping kursi pengemudi juga dapat membantu mengurangi mabuk kendaraan.[4]
2
Fokuskan mata Anda pada cakrawala.Memfokuskan mata pada titik visual yang tetap di depan Anda akan membantu menjaga mata, telinga bagian dalam, dan saraf tetap terkendali.[5]Lihatlah ke luar jendela bagian depan mobil, dan carilah titik stabil pada cakrawala di suatu tempat di kejauhan. Anda dapat menjadikan gunung, pohon, bangunan, atau titik di angkasa sebagai titik visual Anda. Pusatkan semua perhatian visual Anda pada titik tersebut. Pertahankan tatapan Anda pada titik tersebut bahkan jika kendaraan melewati gundukan, belokan, dan bukit-bukit. Tahan godaan Anda untuk melihat ke luar jendela bagian samping: lihatlah hanya ke luar jendela bagian depan.Jika Anda yang mengemudi kendaraan tersebut, pastikan Anda memperhatikan jalan dan mobil-mobil di sekitar Anda sambil tetap memusatkan perhatian pada cakrawala di depan Anda.
3
Tetaplah tenang. Membuat sirkulasi udara yang baik dan dingin di dalam kendaraan dapat membantu mengurangi rasa mabuk serta meringankan gejala seperti berkeringat dan mual. Jika memungkinkan, bukalah jendela mobil agar angin berembus ke dalam mobil. Selain itu, Anda juga dapat menyalakan kipas angin mobil atau pendingin udara. Arahkan ventilasi udara pada wajah agar dapat memperoleh manfaatnya.[6]Ventilasi juga dapat membantu mengurangi bau makanan di dalam mobil. Mabuk kendaraan dapat diperburuk oleh bau makanan yang kuat.[7]
4
Stabilkan kepala Anda. Terkadang sulit untuk menjaga mata tetap terfokus pada satu titik ketika mobil sedang bergerak. Untuk menstabilkan pandangan, pastikan kepala Anda juga stabil. Sandarkan kepala pada sandaran kepala di belakang Anda agar kepala tetap stabil. Bantal leher juga dapat membantu menjaga kepala--dan juga pandangan Anda--tetap stabil.[8]
5
Sering-seringlah beristirahat. Keluarlah dari mobil untuk meregangkan kaki. Duduklah di bangku atau di bawah pohon dan tarik napas dalam-dalam melalui mulut agar membantu Anda rileks. Hal ini penting dilakukan selama perjalanan terutama perjalanan jarak jauh yang banyak jalan berkelok. Beristirahat sebentar dari perjalanan tidak hanya membantu meringankan mabuk kendaraan, tetapi juga baik bagi pengemudi untuk beristirahat setiap beberapa saat. Lanjutkan perjalanan ketika Anda merasa membaik dan jika pusing dan mual menghilang.
6
Cobalah untuk tidur. Tidur saat mabuk kendaraan juga baik bagi penumpang mobil. Anda tidak akan menyadari perbedaan antara informasi visual dan sinyal yang tubuh kirimkan karena mata Anda tertutup. Banyak orang merasa bahwa tidur adalah cara terbaik untuk menjalani perjalanan panjang dengan mobil tanpa mengalami mabuk kendaraan.Jika Anda kesulitan untuk tidur di mobil, pertimbangkan untuk menggunakan obat tidur. Namun jika menggunakan obat tidur, pastikan Anda tidak dibutuhkan untuk mengemudikan mobil sepanjang perjalanan.
7
Fokuslah pada hal yang lain. Pengalihan merupakan cara yang bagus untuk mengurangi mabuk kendaraan, terutama untuk anak-anak atau orang-orang yang harus duduk di kursi belakang. Alihkan pikiran Anda dari rasa pusing dan mual dengan mendengarkan musik, bernyanyi, atau memainkan permainan 20 questions dengan penumpang yang lain.[9]
8
Jauhkan buku, telepon genggam, dan perangkat lainnya. Mabuk kendaraan akan memburuk jika Anda berkonsentrasi pada objek visual yang ada di dalam mobil, bukan di luar mobil. Menatapi buku, permainan dalam telepon genggam, media baca elektronik, atau komputer tablet dapat meningkatkan ketidaksesuaian antara mata dan seluruh tubuh. Untuk mencegah mabuk kendaraan, pastikan Anda memfokuskan mata hanya pada benda yang berada di luar mobil, pada cakrawala di depan Anda.[10]Ada banyak orang yang mengalami mabuk kendaraan hanya jika membaca di dalam mobil. Pastikan hal ini tidak terjadi pada Anda!Buku audio, radio mobil, dan CD adalah cara yang bagus untuk menghibur diri di dalam mobil tanpa menyebabkan mabuk kendaraan.
9
Bernapaslah dalam-dalam. Mabuk kendaraan akan memburuk akibat perasaan cemas dan gugup. Teknik relaksasi seperti latihan pernapasan lambat dan perlahan dapat membantu memperlambat denyut jantung Anda dan membuat tubuh menjadi rileks, sehingga kecil kemungkinannya Anda akan mengalami gejala mabuk kendaraan.[11]
10
Hindari jalan yang tidak rata. Semakin mulus perjalanan Anda, semakin kecil kemungkinan Anda mengalami mabuk kendaraan. Agar perjalanan Anda mulus, mengemudilah di jalan bebas hambatan ketimbang jalanan kota yang mengharuskan Anda sering-sering mengerem dan pastikan peredam guncangan mobil Anda berkualitas baik.[12] Rute perjalanan juga perlu diperhatikan. Anda dapat menghindari jalan berbukit atau pegunungan dengan mengitari wilayah perbukitan. Usahakan untuk melewati jalan serata mungkin.Berkendara bukan di jam-jam sibuk juga dapat membantu Anda agar tidak terjebak dalam lalu lintas yang tersendat-sendat.
11
Belilah gelang anti mabuk perjalanan. Gelang mabuk perjalanan memberikan tekanan yang lembut dan konstan pada lengan bawah, pada sekitar 2,5 cm dari sendi pergelangan tangan. Tekanan ini akan membantu meringankan mual yang disebabkan mabuk perjalanan. Gelang anti mual memang belum terbukti manfaatnya secara ilmiah, namun gelang ini harganya cukup murah dan tidak memiliki efek samping negatif.[13] Anda dapat mempertimbangkan untuk mencobanya, untuk melihat apakah gelang ini bermanfaat bagi Anda.[14]Jika Anda tidak memiliki gelang mabuk perjalanan, Anda dapat memberikan tekanan yang lembut pada lengan bawah Anda (antara kedua tendon) di sekitar 3cm (kira-kira 2,5 cm inci) atau lebih dari sendi pergelangan tangan.
12
Pertimbangkan untuk menggunakan alternatif transportasi lain. Sebagian orang yang mengalami mabuk kendaraan juga mengalami hal yang sama saat menggunakan kendaraan lain, seperti kereta api, bus, dan pesawat. Namun sebagian orang hanya mengalami mabuk kendaraan di dalam mobil. Kereta api, bus, dan pesawat mungkin dapat dianggap sebagai media untuk berpindah. Kendaraan-kendaraan selain mobil ini mungkin dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena kendaraan-kendaraan ini mampu memberikan kesan perjalanan yang lebih tenang, tidak terlalu membingungkan mata, dan memungkinkan Anda duduk lebih tegak.Akan sangat membantu jika Anda mencari kursi yang paling stabil dalam kendaraan-kendaraan ini. Pastikan tempat duduk Anda menghadap ke arah kendaraan melaju (jangan memilih kursi yang menghadap ke belakang); duduklah menghadap ke arah depan kereta dan bus; pilihlah kursi di sisi paling dekat dinding pesawat. Kecil kemungkinannya Anda akan berguncang-guncang saat duduk di kursi tersebut.[15]Jika melakukan perjalanan jarak pendek, berjalan kaki atau bersepeda dapat menghindari mabuk kendaraan akibat berkendara dengan mobil.
Jika Anda mengalami mabuk saat berkendara, Anda mungkin sangat cemas selama perjalanan. Mabuk saat berkendara bisa sangat mengganggu perjalanan atau kegiatan Anda yang menyenangkan bersama teman-teman. Mabuk kendaraan merupakan salah satu dari berbagai jenis mabuk perjalanan (atau kinetosis) yang dialami sebagian orang saat berkendara dengan mobil. Pusing, kelelahan, berkeringat dingin, dan mual adalah gejala umum dari mabuk kendaraan.[1] Jadi, bagaimana cara Anda mencegah mabuk kendaraan? Lakukan kiat dan trik sederhana berikut agar Anda dapat menikmati perjalanan tanpa merasa mabuk.
Mengubah Kebiasaan Saat Melakukan Perjalanan
1
Duduklah di kursi depan mobil. Para dokter percaya bahwa mabuk kendaraan disebabkan oleh ketidaksesuaian antara apa yang mata Anda lihat dan bagaimana tubuh Anda menginterpretasikan gerak kendaraan.[2] Misalnya, jika mata Anda melihat kursi mobil di depan Anda, tetapi tubuh merasakan belokan dan kecepatan kendaraan berjalan, telinga bagian dalam dapat terganggu. Hal ini kemudian akan menyebabkan mual dan pusing yang merupakan ciri khas mabuk kendaraan.[3] Untuk menghindari perasaan ini, cobalah memfokuskan mata pada jalan di depan Anda sehingga mata dan tubuh Anda dapat menginterpretasikan informasi yang sama. Dengan duduk di kursi depan, Anda tidak akan terlalu merasakan ketidaksesuaian antara apa yang Anda lihat dan bagaimana tubuh Anda menginterpretasikan gerakan kendaraan.Mengemudi mobil sendiri memiliki manfaat tambahan yaitu membuat Anda berfokus pada sesuatu, sehingga dapat mengalihkan perhatian Anda dari rasa mabuk. Namun, duduk di samping kursi pengemudi juga dapat membantu mengurangi mabuk kendaraan.[4]
2
Fokuskan mata Anda pada cakrawala.Memfokuskan mata pada titik visual yang tetap di depan Anda akan membantu menjaga mata, telinga bagian dalam, dan saraf tetap terkendali.[5]Lihatlah ke luar jendela bagian depan mobil, dan carilah titik stabil pada cakrawala di suatu tempat di kejauhan. Anda dapat menjadikan gunung, pohon, bangunan, atau titik di angkasa sebagai titik visual Anda. Pusatkan semua perhatian visual Anda pada titik tersebut. Pertahankan tatapan Anda pada titik tersebut bahkan jika kendaraan melewati gundukan, belokan, dan bukit-bukit. Tahan godaan Anda untuk melihat ke luar jendela bagian samping: lihatlah hanya ke luar jendela bagian depan.Jika Anda yang mengemudi kendaraan tersebut, pastikan Anda memperhatikan jalan dan mobil-mobil di sekitar Anda sambil tetap memusatkan perhatian pada cakrawala di depan Anda.
3
Tetaplah tenang. Membuat sirkulasi udara yang baik dan dingin di dalam kendaraan dapat membantu mengurangi rasa mabuk serta meringankan gejala seperti berkeringat dan mual. Jika memungkinkan, bukalah jendela mobil agar angin berembus ke dalam mobil. Selain itu, Anda juga dapat menyalakan kipas angin mobil atau pendingin udara. Arahkan ventilasi udara pada wajah agar dapat memperoleh manfaatnya.[6]Ventilasi juga dapat membantu mengurangi bau makanan di dalam mobil. Mabuk kendaraan dapat diperburuk oleh bau makanan yang kuat.[7]
4
Stabilkan kepala Anda. Terkadang sulit untuk menjaga mata tetap terfokus pada satu titik ketika mobil sedang bergerak. Untuk menstabilkan pandangan, pastikan kepala Anda juga stabil. Sandarkan kepala pada sandaran kepala di belakang Anda agar kepala tetap stabil. Bantal leher juga dapat membantu menjaga kepala--dan juga pandangan Anda--tetap stabil.[8]
5
Sering-seringlah beristirahat. Keluarlah dari mobil untuk meregangkan kaki. Duduklah di bangku atau di bawah pohon dan tarik napas dalam-dalam melalui mulut agar membantu Anda rileks. Hal ini penting dilakukan selama perjalanan terutama perjalanan jarak jauh yang banyak jalan berkelok. Beristirahat sebentar dari perjalanan tidak hanya membantu meringankan mabuk kendaraan, tetapi juga baik bagi pengemudi untuk beristirahat setiap beberapa saat. Lanjutkan perjalanan ketika Anda merasa membaik dan jika pusing dan mual menghilang.
6
Cobalah untuk tidur. Tidur saat mabuk kendaraan juga baik bagi penumpang mobil. Anda tidak akan menyadari perbedaan antara informasi visual dan sinyal yang tubuh kirimkan karena mata Anda tertutup. Banyak orang merasa bahwa tidur adalah cara terbaik untuk menjalani perjalanan panjang dengan mobil tanpa mengalami mabuk kendaraan.Jika Anda kesulitan untuk tidur di mobil, pertimbangkan untuk menggunakan obat tidur. Namun jika menggunakan obat tidur, pastikan Anda tidak dibutuhkan untuk mengemudikan mobil sepanjang perjalanan.
7
Fokuslah pada hal yang lain. Pengalihan merupakan cara yang bagus untuk mengurangi mabuk kendaraan, terutama untuk anak-anak atau orang-orang yang harus duduk di kursi belakang. Alihkan pikiran Anda dari rasa pusing dan mual dengan mendengarkan musik, bernyanyi, atau memainkan permainan 20 questions dengan penumpang yang lain.[9]
8
Jauhkan buku, telepon genggam, dan perangkat lainnya. Mabuk kendaraan akan memburuk jika Anda berkonsentrasi pada objek visual yang ada di dalam mobil, bukan di luar mobil. Menatapi buku, permainan dalam telepon genggam, media baca elektronik, atau komputer tablet dapat meningkatkan ketidaksesuaian antara mata dan seluruh tubuh. Untuk mencegah mabuk kendaraan, pastikan Anda memfokuskan mata hanya pada benda yang berada di luar mobil, pada cakrawala di depan Anda.[10]Ada banyak orang yang mengalami mabuk kendaraan hanya jika membaca di dalam mobil. Pastikan hal ini tidak terjadi pada Anda!Buku audio, radio mobil, dan CD adalah cara yang bagus untuk menghibur diri di dalam mobil tanpa menyebabkan mabuk kendaraan.
9
Bernapaslah dalam-dalam. Mabuk kendaraan akan memburuk akibat perasaan cemas dan gugup. Teknik relaksasi seperti latihan pernapasan lambat dan perlahan dapat membantu memperlambat denyut jantung Anda dan membuat tubuh menjadi rileks, sehingga kecil kemungkinannya Anda akan mengalami gejala mabuk kendaraan.[11]
10
Hindari jalan yang tidak rata. Semakin mulus perjalanan Anda, semakin kecil kemungkinan Anda mengalami mabuk kendaraan. Agar perjalanan Anda mulus, mengemudilah di jalan bebas hambatan ketimbang jalanan kota yang mengharuskan Anda sering-sering mengerem dan pastikan peredam guncangan mobil Anda berkualitas baik.[12] Rute perjalanan juga perlu diperhatikan. Anda dapat menghindari jalan berbukit atau pegunungan dengan mengitari wilayah perbukitan. Usahakan untuk melewati jalan serata mungkin.Berkendara bukan di jam-jam sibuk juga dapat membantu Anda agar tidak terjebak dalam lalu lintas yang tersendat-sendat.
11
Belilah gelang anti mabuk perjalanan. Gelang mabuk perjalanan memberikan tekanan yang lembut dan konstan pada lengan bawah, pada sekitar 2,5 cm dari sendi pergelangan tangan. Tekanan ini akan membantu meringankan mual yang disebabkan mabuk perjalanan. Gelang anti mual memang belum terbukti manfaatnya secara ilmiah, namun gelang ini harganya cukup murah dan tidak memiliki efek samping negatif.[13] Anda dapat mempertimbangkan untuk mencobanya, untuk melihat apakah gelang ini bermanfaat bagi Anda.[14]Jika Anda tidak memiliki gelang mabuk perjalanan, Anda dapat memberikan tekanan yang lembut pada lengan bawah Anda (antara kedua tendon) di sekitar 3cm (kira-kira 2,5 cm inci) atau lebih dari sendi pergelangan tangan.
12
Pertimbangkan untuk menggunakan alternatif transportasi lain. Sebagian orang yang mengalami mabuk kendaraan juga mengalami hal yang sama saat menggunakan kendaraan lain, seperti kereta api, bus, dan pesawat. Namun sebagian orang hanya mengalami mabuk kendaraan di dalam mobil. Kereta api, bus, dan pesawat mungkin dapat dianggap sebagai media untuk berpindah. Kendaraan-kendaraan selain mobil ini mungkin dapat menjadi pilihan yang lebih baik karena kendaraan-kendaraan ini mampu memberikan kesan perjalanan yang lebih tenang, tidak terlalu membingungkan mata, dan memungkinkan Anda duduk lebih tegak.Akan sangat membantu jika Anda mencari kursi yang paling stabil dalam kendaraan-kendaraan ini. Pastikan tempat duduk Anda menghadap ke arah kendaraan melaju (jangan memilih kursi yang menghadap ke belakang); duduklah menghadap ke arah depan kereta dan bus; pilihlah kursi di sisi paling dekat dinding pesawat. Kecil kemungkinannya Anda akan berguncang-guncang saat duduk di kursi tersebut.[15]Jika melakukan perjalanan jarak pendek, berjalan kaki atau bersepeda dapat menghindari mabuk kendaraan akibat berkendara dengan mobil.


Komentar
Posting Komentar